Komisi Informasi Kalimantan Barat tengah mempersiapkan pelaksanaan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HARKIN) 2020.
Dalam rapat persiaan yang diselenggarakan di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Barat, di Jalan Adi Sucipto, Pontianak, Selasa siang (18/2), sejumlah elemen pendukung diundang dan diberi kesempatan memberikan saran dan usulan.
JMSI Kalimantan Barat termasuk yang diundang dalam kegiatan tersebut.
Pertemuan dipimpin Ketua Komisi Informasi Kalimantan Barat, Syarif Muhamad Herry.
Pertemuan juga dihadiri perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Tanjung Pura, Universitas Bakti, Gemawan, dan Yayasan Pancur Kasih.
Dalam pertemuan tersebut Syarif Muhamad Herry menyampaikan tugas dan fungsi Komisi Informasi Kalimantan Barat, yang diantaranya adalah melakukan advokasi, melakukan sosialisasi dan mengdukasi keterbukaan informasi Publik.
“Dalam rangka sosialisasi kami akan melakukan beberapa kegiatan yang akan melibatkan berbagai pihak,” terangnya.
Dalam Hari Keterbukaan Informasi Nasional nanti direncanakan berbagai kegiatan di antaranya lomba menulis esai, lomba menulis pantun, lomba mewarnai, serta jalan sehat yang kesemuanya bertemakan keterbukaan informasi publik.
Edi Suhairul selaku Pelaksana Tugas Sekretaris JMSI Kalbar mengapresiasi rencana kegiatan tersebut dan menyarankan untuk membuat kegiatan atau aksi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga bisa membuat masyarakat memahami peran sertanya dalam keterbukaan publik.
“Peran masyarakat, mahasiswa, media serta semua elemen sangat dibutuhkan oleh karena itu pemahaman tentang Keterbukaan Informasi harus terus digaungkan, sehingga tidak ada lagi kita mendengar ada institusi atau lembaga yang menghalang-halangi atau menyembunyikan informasi karena kepentingan tertentu atau golongan,” ujar Edi.
Puncak Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional akan dilaksanakan di Pontianak pada tanggal 30 April 2020 dan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.